Wapres dan Wamenparenkraf Percaya Unipdu Mampu Cetak Entepreneur Handal
Surabaya - Salah satu agenda kegiatan Rembug Nasional Saudagar NU yang di gelar mulai tanggal 26-29 Januari 2012 di GRAND CITY EXHIBITION Surabaya adalah untuk lebih serius dalam mengembangkan ekonomi umat khususnya warga nahdliyin. Ini sesuai dengan tema yang di usung dalam perhelatan yang di ikuti sekitar 150 pengusaha nahdliyin “Memberdayakan Si Kecil dan Membuat Nyaman Si besar” tema yang sarat dengan semangat toleransi dan pluralisme di bidang ekonomi. Hal ini yang disampaikan ketua umum Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) kepada beberapa media di lokasi acara.
Acara yang di buka oleh wapres Budiono (Foto: Atas - Wapres Budiono tampak akrab dengan Rektor Unipdu) yang selain di ikuti oleh para pengusaha dengan berbagai produknya juga di ikuti oleh beberapa perguruan tinggi dan pondok pesantren, salah satunya adalah Universitas Pesantren Tinggi Darul 'Ulum (Unipdu) Jombang, perguruan tinggi yang berhome base di Pondok Pesantren Darul 'Ulum (PPDU) Peterongan Jombang.
Dalam sambutanya wapres mengatakan, NU dan Himpunan Pengusha Nahdliyin harus mampu menumbuhkan kemandirian dan tumbuh menjadi organisasi terbesar di negeri ini. Sesaat setelah membuka acara wapres mengunjungi stan-stan paran yang terletak di lantai dasar Grand City Exhibition.
Salah satu stand yang di kunjungi oleh wapres adalah stand Unipdu yang letaknya berdampingan dengan stand Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, di stand Unipdu wapres disambut oleh Rektor Unipdu Prof. DR. H. Ahmad Zahro, MA, Kepala Pusat Penjaminan Mutu (PJM) Unipdu Zahrul Azhar, SIP, M.Kes dan Humas Unipdu Abdullah Rikza (Foto: Kanan - Kepala PJM Unipdu, Zahrul Azhar bersama dengan Wakil Menparenkraf). Dalam kesempatan ini rektor menjelaskan kepada wapres “bahwa unipdu adalah satu-satunya universitas yang mencantumkan nama pesantren didalam penamaanya, yang mengajarka kurikulum alternatif berbasis kewirausahaan.
Selain wapres, ketua PBNU KH.Said Agil Siraj dan Wamen Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parenkraf) Sapta Nirwandar, juga beberapa pengurus PCNU, Alumni dan Masyarakat sekitar surabaya.
Bahkan Wamen Parenkraf yang mengunjungi stand Unipdu didampingi kepala penjaminan mutu menyatakan siap memberi kuliah umum di Unipdu.
Selain expo dalam acara ini juga dilaksanakan penandatangan kerjasama anatara PBNU dan PT. Sidomuncul untuk pengobatan 500 orang penderita katarak selama satu tahun. Penandatanganan ini dilakukan langsung oleh ketua PBNU KH. Agil Siroj yang di dampingi oleh Pengurus Pusat Lembaga Kesehatan NU (PP-LKNU) sekaligus Wakil Rektor Unipdu Dr. H.M. Zulfikar Asad, MMR dan perwakilan dari PT Sidomuncul (Foto: Kanan - Penandatanganan kerjasama PBNU dan Sidomunjul). (AR)




