0321 876771

Unipdu, Kampus berbasis Pesantren Pertama yang Miliki PSA

By: Admin | Posted on: 2016-02-03 | Kunjungan : 1840

Peresmian Pusat Studi ASEAN Unipdu (sumber : www.unipdu.ac.id)

Ditjen Kerja Sama ASEAN Kementerian Luar Negeri kini telah resmi menjalin kerja sama dengan Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (UNIPDU), Jombang, Jawa Timur. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan kerja sama dalam bentuk Nota Kesepahaman Pembentukan Pusat Studi ASEAN dan peresmian Kantor Pusat Studi ASEAN (PSA-UNIPDU) di Ruang Gelora Gedung Rektorat UNIPDU pada tanggal 2 November 2015 lalu.

Gedung Gelora Unipdu (Sumber : www.unipdu.ac.id)

Penandatanganan Nota Kesepahaman Pembentukan Pusat Studi ASEAN dilakukan oleh Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN (KSA), I Gusti Agung Wesaka Puja dan Rektor UNIPDU, Prof. Dr. H. Ahmad Zahro, MA, disaksikan oleh Ketua Yayasan Pesantren Tinggi Darul Ulum, Drs. H. M. Zaimuddin Wijaya As’ad, MS, Pemda Kabupaten Jombang, dan Pengurus Pondok Pesantren Darul Ulum. PSA UNIPDU merupakan Pusat Studi ASEAN ke-18 di seluruh Indonesia dan yang keempat di Propinsi Jawa Timur, setelah Universitas Airlangga, Universitas Brawijaya dan Universitas Wirajaya Sumenep.

Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN, I Gusti Agung Wesaka Puja

Berbeda dengan Universitas Airlangga yang memfokuskan pengkajiannya pada masalah politik dan Universitas Wirajaya Sumenep memfokus pada kajian ekonomi yakni usaha kecil dan menengah, PSA UNIPDU akan mengembangkan “Islam Rahmatan lil Alamin” sebagai fokus kajiannya yang pertama dan satu-satunya di Indonesia. Selain pembentukan PSA, Dirjen KSA dan Rektor UNIPDU juga menyampaikan paparan pada acara seminar dengan tema “Menyongsong Pembentukan Masyarakat ASEAN 2015” di Kampus UNIPDU. Seminar dihadiri sekitar 300 tamu undangan yang terdiri dari pemerintah daerah  dan Forum Pimpinan Daerah, para pengurus pesantren, kalangan perguruan tinggi dan mahasiswa, organisasi kepemudaan, para dosen/pengajar serta civitas akademika UNIPDU di Jombang. Dirjen KSA menyampaikan tentang perkembangan kerjasama Masyarakat ASEAN dan peluang- peluang pasar kerja sama ASEAN yang  dapat dimanfaatkan oleh kalangan santri UNIPDU dan juga mendorong para santri Darul Ulum untuk mempelopori Islam Rahmatan lil Alamin, Islam demokratis dan modernitas dalam konteks masyarakat sosial budaya ASEAN.

Rektor UNIPDU menyampaikan antara lain kesiapan dan dukungan UNIPDU untuk mensosialisasikan Masyarakat ASEAN. Dan, sebagai mitra Kementerian Luar Negeri UNIPDU akan menyiapkan langkah- langkah ke depan dalam menyiapkan SDM santri yang go global/go ASEAN tanpa meninggalkan ciri keagamaan yang kental dengan dunia pesantren. Rangkaian kegiatan di Pondok Pesantren Jombang ini ditutup dengan peresmian kantor PSA UNIPDU Jombang oleh Dirjen KSA, disaksikan oleh Ketua Yayasan Pesantren Tinggi Darul Ulum serta Rektor UNIPDU. Dengan diresmikannya kantor PSA ini, maka PSA UNIPDU secara resmi telah dapat beroperasi untuk melaksanan kegiatannya.

Direktur Jenderal KSA berharap bahwa pembentukan PSA ini dapat mendorong UNIPDU untuk menjadikan kota Jombang sebagai kota wisata religi bagi wisatawan domestik, ASEAN, dan dunia. Selain itu, ditekankan pula agar PSA UNIPDU dapat memfokuskan kajiannya pada sektor tertentu yang menjadi ciri khas daerah Jombang sebagai kota santri dengan mengedepankan Islam Rahmatan lil Alamin. Sekor-sektor lain di bidang ekonomi pun perlu diperhatikan dan dikembangkan, terutama wisata religinya di mana Jombang memiliki rekam jejak yang baik terkait  peran para tokoh islam dalam penyatuan wilayah Nusantara dan pengembangan agama Islam di Indonesia. Harapan ke depan kiranya PSA UNIPDU dapat menjalin kerjasa ma dengan PSA di perguruan tinggi lain di seluruh Indonesia dan membangun mitra kerja sama dengan PSA yang ada di negara-negara anggota ASEAN. (NB)

 

Sumber : Jurnal Masyarakat ASEAN Edisi 10, Desember 2015 (p. 43-46).