0321 876771

Refleksikan HSN Dengan Lomba

By: Admin | Posted on: 2016-11-16 | Kunjungan : 149

Refleksi dan mengingat kembali sejarah merupakan suatu hal yang penting dimana sejarah mampu mengubah paradigma seseorang dalam menghadapi tantangan kehidupan sebagai solusi atas jawaban  setiap problematika yang dihadapi.

Dalam titikan historisnya peran santri dalam merebut hak kemerdekaan Indonesia sangat berpengaruh. Salah satunya dengan adanya resolusi jihad yang dikeluarkan oleh KH. Hasyim As’ari untuk ‘memerangi’ penjajah masa itu.

Momentum hari santri yang diperingati setiap tanggal 22 Oktober, tidak hanya sekedar perayaan ceremonial belaka melainkan  refleksi bagi para santri sebagai upaya berbenah diri dan meningkatkan kualitas SDM dalam mempertahankan eksistensi peran santri disetiap zaman seiring arus globalisasi yang semakin gencar.

Mahasiswa Universitas Pesantren Tinggi Darul 'Ulum (Unipdu) Jombang, memaknai hari santri Nasional dengan mengadakan lomba debat mahasantri (31/10) yang diikuti oleh 8 team delegasi dari organisasi mahasiswa fakultas yang ada di Unipdu. Keluar sebagai juara delegasi dari FAI, disusul oleh Fakultas Ilmu Administrasi yang meraih juara 2 dan 3.

Menurut Syarif Dzulfikar, Presma Unipdu, Tujuan diadakanya kegiatan tersebut adalah sebagai upaya mengasah kemampuan mahasiswa dalam berkompetisi secara sportif dan mempererat silaturahmi, Selain itu melatih mahasiswa untuk mampu berpikir  kritis terhadap persoalan yang semakin kompleks yang d hadapi pemerintah maupun masyarakat Indonesia saat ini.”

Mahasiswa semester 7 ini melanjutkan, “Jika dulu Indonesia d hadapkan pada penjajahan kolonialisme maka saat ini lebih berorientasi pada penjajahan neokolonialisme yang tentunya berimplikasi negatif seperti degadrasi moralitas, devisitnya SDA, disparitas sosial, menipisnya budaya kolektifisme, dan lainnya, dengan begitu diharapkan mahasiswa tidak hanya berhenti pada stigma argumentasi mereka tetapi ikut andil dalam mengintegrasi disiplin ilmu Islam murni dengan disiplin ilmu sains dalam mewujudkan Indonesia Sebagai masyarakat Madani.” 

“Maka, peran santri dari masa penjajahan Sampai masa era modern-kontemporer merupakan suatu hal yang paling urgen demi mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia.” Pungkasnya. (Osi/Ham)