0321 876771

OSCAR 2016 Tanamkan Karakter Sejak Dini Menuju Generasi Emas.

By: Admin | Posted on: 2016-11-16 | Kunjungan : 156

Universitas Pesantren Tinggi Darul ‘Ulum Jombang kembali melaksanakan kegiatan Orientasi Studi dan Cinta Almamater (OSCAR) 2016  yang diikuti sekitar 583 Mahasiswa baru (MABA) selama 5 hari (7/9). Adapun  tema  OSCAR 2016 kali ini adalah “Character Building for Golden Generation”.  Menurut Rizal Bachtiar selaku ketua panitia OSCAR Universitas menjelaskan bahwa pentingnya penanaman karakter sejak dini bagi mahasiswa baru yang akan menjadi bagian dalam pembangunan UNIPDU untuk lebih baik menuju Indonesia negara adidaya di tahun 2045.

“Tema OSCAR tahun ini adalah  character building for golden generation, adapun pengambilan tema itu kami terinspirasi  dari semangat para teman-teman dan cita-cita bangsa Indonesa untuk menjadi negara adidaya di tahun 2045, oleh karena itu untuk menyongsong cita-cita tersebut kiranya perlu untuk dipersiapkan para generasi terbaik bangsa sejak dini”. Ungkap Rizal Bachtiar.

Selain pemberian motivasi kepada mahasiswa baru terkait character building for golden generation yang disampaikan dalam rangkaian ESQ oleh bapak Haidy Akhadi, salah satu bentuk implementasi dalam penanaman karakter sejak dini bisa terlihat dari deklarasi mahasiswa anti korupsi dan anti menyontek sebagai salah satu  wujud awal tindakan nyata untuk menanamkan mindset ke mahasiswa baru agar tidak korupsi dan menyontek yang akan melemahkan mental anak bangsa.

Lebih lanjut  Rizal bachtiar menjelaskan bagaimana aplikasi penanaman karakter sejak dini kepada mahasiswa baru yakni dengan memberikan tugas berupa menulis daily activity selama satu hari, dengan begitu mereka bisa membuat time management dengan baik. Selain itu karakter disiplin dan tanggung jawab akan terbentuk dengan adanya daily activity tersebut.

Cara lain yang bisa diterapkan selain pemberian tugas daily activity mahasiswa baru juga diberi tugas untuk membuat inovasi dari barang yang sudah tidak dipakai, berbeda dengan daily activity yang bersifat individu maka tugas ini bersifat kelompok yang diharapkan bisa terjalin kekompakan antar mahasiswa.

”Kami meminta mahasiswa baru untuk memanfaatkan benda yang sudah tidak dipakai seperti botol atau lainnya menjadi benda yang berfungsi, supaya mereka mampu berkreasi dan berinovasi, serta peduli lingkungan dan bisa menjalin kekompakan antar mahasiswa karena tugas ini bersifat kelompok” jelas Rizal Bachtiar.

Adapun implementasi dari tema character building for golden generation dalam OSCAR 2016 masing-masing fakultas berbeda, diantaranya dari Fakultas Ilmu Kesehatan menanamkan tiga karakter yang menjadi ciri khas utama bagi anak kesehatan yakni sigap, tegas, dan mandiri dalam melayani, merawat pasien, dan mempersiapkan apa saja yang diperlukan. Selain itu MABA FIK diharapkan mampu menjelaskan anatomi manusia melalui tugas berupa game menggambar anatomi manusia sebagai materi pokok bagi mahasiswa kesehatan.

Berbeda dengan MABA FIK, maka mahasiswa Fakultas Ilmu Administrasi mencontohkan sikap yang benar untuk menyiapkan MABA FIA menjadi administrator muda yang berkomitmen dan berakhlakul karimah. Selanjutnya menurut Rico Febri Selani selaku ketua panitia OSCAR 2016 Fakultas Bahasa dan Sastra bahwa MABA FBS harus berani tampil dan bercakap di depan umum.  Melalui penampilan PENSI, setiap kelompok MABA dapat melatih skill mereka dan menunjukkan karya dengan bentuk kreasi mereka. Dengan begitu penanaman karakter kepribadian mereka akan terlatih.

Sementara itu, mahasiswa baru fakultas Tehnik disiapkan untuk menjadi generasi yang bertaqwa, cendekia, dan berkontributif. Mahasiwa akan dituntut unuk meciptakan ide yang bagus sehingga berkontributif dan bermanfaat bagi orang lain. Seperti halnya penanaman karakter kepada MABA FIK, MABA FAI pun diajarkan untuk menjadi generasi emas dengan mengedepankan religiusitas dan intelektualitas melalui agenda sholat dhuha berjama’ah serta mengkreasikan bahan dasar berupa kardus. Begitu juga dengan OSCAR  fakultas Matematika dan pendidikan matematika yang diharapkan oleh Abidatul Imaroh selaku ketua panitia OSCAR dapat mencetak generasi intelektual dan cinta almamater.

Terakhir, harapan dari ketua panitia OSCAR Universitas semoga apa yang sudah ditanamkan kepada mahasiswa baru sejak dini dalam OSCAR ini bisa benar-banar terealisasi dan cita-cita untuk malahirkan generasi emas bisa terwujud, kita lihat hasilnya 4-5 tahun kedepan. (Osi/El-Kaelan)

Universitas Pesantren Tinggi Darul ‘Ulum Jombang kembali melaksanakan kegiatan Orientasi Studi dan Cinta Almamater (OSCAR) 2016  yang diikuti sekitar 583 Mahasiswa baru (MABA) selama 5 hari (7/9). Adapun  tema  OSCAR 2016 kali ini adalah “Character Building for Golden Generation”.  Menurut Rizal Bachtiar selaku ketua panitia OSCAR Universitas menjelaskan bahwa pentingnya penanaman karakter sejak dini bagi mahasiswa baru yang akan menjadi bagian dalam pembangunan UNIPDU untuk lebih baik menuju Indonesia negara adidaya di tahun 2045.

“Tema OSCAR tahun ini adalah  character building for golden generation, adapun pengambilan tema itu kami terinspirasi  dari semangat para teman-teman dan cita-cita bangsa Indonesa untuk menjadi negara adidaya di tahun 2045, oleh karena itu untuk menyongsong cita-cita tersebut kiranya perlu untuk dipersiapkan para generasi terbaik bangsa sejak dini”. Ungkap Rizal Bachtiar.

Selain pemberian motivasi kepada mahasiswa baru terkait character building for golden generation yang disampaikan dalam rangkaian ESQ oleh bapak Haidy Akhadi, salah satu bentuk implementasi dalam penanaman karakter sejak dini bisa terlihat dari deklarasi mahasiswa anti korupsi dan anti menyontek sebagai salah satu  wujud awal tindakan nyata untuk menanamkan mindset ke mahasiswa baru agar tidak korupsi dan menyontek yang akan melemahkan mental anak bangsa.

Lebih lanjut  Rizal bachtiar menjelaskan bagaimana aplikasi penanaman karakter sejak dini kepada mahasiswa baru yakni dengan memberikan tugas berupa menulis daily activity selama satu hari, dengan begitu mereka bisa membuat time management dengan baik. Selain itu karakter disiplin dan tanggung jawab akan terbentuk dengan adanya daily activity tersebut.

Cara lain yang bisa diterapkan selain pemberian tugas daily activity mahasiswa baru juga diberi tugas untuk membuat inovasi dari barang yang sudah tidak dipakai, berbeda dengan daily activity yang bersifat individu maka tugas ini bersifat kelompok yang diharapkan bisa terjalin kekompakan antar mahasiswa.

”Kami meminta mahasiswa baru untuk memanfaatkan benda yang sudah tidak dipakai seperti botol atau lainnya menjadi benda yang berfungsi, supaya mereka mampu berkreasi dan berinovasi, serta peduli lingkungan dan bisa menjalin kekompakan antar mahasiswa karena tugas ini bersifat kelompok” jelas Rizal Bachtiar.

Adapun implementasi dari tema character building for golden generation dalam OSCAR 2016 masing-masing fakultas berbeda, diantaranya dari Fakultas Ilmu Kesehatan menanamkan tiga karakter yang menjadi ciri khas utama bagi anak kesehatan yakni sigap, tegas, dan mandiri dalam melayani, merawat pasien, dan mempersiapkan apa saja yang diperlukan. Selain itu MABA FIK diharapkan mampu menjelaskan anatomi manusia melalui tugas berupa game menggambar anatomi manusia sebagai materi pokok bagi mahasiswa kesehatan.

Berbeda dengan MABA FIK, maka mahasiswa Fakultas Ilmu Administrasi mencontohkan sikap yang benar untuk menyiapkan MABA FIA menjadi administrator muda yang berkomitmen dan berakhlakul karimah. Selanjutnya menurut Rico Febri Selani selaku ketua panitia OSCAR 2016 Fakultas Bahasa dan Sastra bahwa MABA FBS harus berani tampil dan bercakap di depan umum.  Melalui penampilan PENSI, setiap kelompok MABA dapat melatih skill mereka dan menunjukkan karya dengan bentuk kreasi mereka. Dengan begitu penanaman karakter kepribadian mereka akan terlatih.

Sementara itu, mahasiswa baru fakultas Tehnik disiapkan untuk menjadi generasi yang bertaqwa, cendekia, dan berkontributif. Mahasiwa akan dituntut unuk meciptakan ide yang bagus sehingga berkontributif dan bermanfaat bagi orang lain. Seperti halnya penanaman karakter kepada MABA FIK, MABA FAI pun diajarkan untuk menjadi generasi emas dengan mengedepankan religiusitas dan intelektualitas melalui agenda sholat dhuha berjama’ah serta mengkreasikan bahan dasar berupa kardus. Begitu juga dengan OSCAR  fakultas Matematika dan pendidikan matematika yang diharapkan oleh Abidatul Imaroh selaku ketua panitia OSCAR dapat mencetak generasi intelektual dan cinta almamater.

Terakhir, harapan dari ketua panitia OSCAR Universitas semoga apa yang sudah ditanamkan kepada mahasiswa baru sejak dini dalam OSCAR ini bisa benar-banar terealisasi dan cita-cita untuk malahirkan generasi emas bisa terwujud, kita lihat hasilnya 4-5 tahun kedepan. (Osi/El-Kaelan)