0321 876771

Kuliah Umum dan Peresmian Gedung Rektorat

By: Admin | Posted on: 2015-05-06 | Kunjungan : 1123

  

Acara kuliah umum dan peresmian gedung rektorat dilaksanakan pada hari Sabtu, 18 April 2015, bertempat di plaza Unipdu dan gedung rektorat Unipdu Jombang. Acara ini dihadiri oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek-Dikti) RI, Bapak Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D, Ak. Yang bertindak sebagai nara sumber pada kuliah umum dengan tema ?Peran Perguruan Tinggi dalam Proses Deradikalisasi?, yang sekaligus meresmikan gedung rektorat Unipdu Jombang.

 

Acara dimulai pukul 14.00 WIB bertempat di plaza Unipdu, yang dihadiri oleh ?sekitar 1000 civitas akademika Unipdu, tamu undangan dari Majlis Pimpinan PPDU, kepala sekolah/madrasah di lingkungan PPDU, Muspida Jombang, Muspika Peterongan, dan instansi rekanan Unipdu Jombang. Sambil menunggu kedatangan Menristek-Dikti, terlebih dahulu disuguhkan penampilan dari mahasiswa-mahasiswa Unipdu yang tergabung dalam beberapa UKM. Diawali dengan penampilan mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan, Lilik Agustina, yang merupakan anggota UKM beladiri ?Persaudaraan Setia Hati Terate? (PSHT), yang menampilkan berbagai gerakan beladiri yang menawan. Lilik Agustina merupakan mahasiswa Unipdu yang beberapa waktu lalu mengikuti seleksi kejuaraan beladiri tingkat nasional di Jakarta.

 

Kemudian dilanjutkan dengan penampilan mahasiswa Fakultas Bahasa dan Sastra, Diah Ayu Okta, yang merupakan anggota UKM Teater ?Satu? yang menampilkan pembacaan puisi, yang kemudian dilanjutkan dengan penampilan UKM seni musik ?Tsuroyya? dengan suguhan lagu ?Lir-ilir? yang diaransemen dengan sangat menarik, yang membuat seluruh hadirin terpukau dan memberikan tepuk tangan yang sangat meriah.?Yang tidak kalah menarik adalah penampilan stand up comedy, yang ditampilkan oleh mahasiswa Fakultas Agama Islam, Aan Aditya. Dengan gaya bahasa yang santai serta bahasa tubuh yang menarik, aksinya sukses membuat seluruh hadirin tertawa lebar.

 

Menristek-Dikti RI, tiba di plaza Unipdu pada pukul 15.30 WIB, yang disambut dengan meriah oleh seluruh hadiri. ?Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci al-Qur?an, dilantunkan oleh Mamluatul Khoiriyah, mahasiswa Fakultas Agama Islam, yang beberapa waktu lalu menjadi juara I pada MTQ Kabupaten Jombang.

 

Rektor Unipdu, Bapak Prof. Dr. H. Ahmad Zahro, MA. dalam sambutannya menyampaikan bahwa Unipdu adalah satu-satunya universitas di dunia yang mencantumkan kata ?Pesantren? pada nomenklaturnya. Selain itu juga disampaikan bahwa Unipdu adalah ?kampus penuh cinta?, sebagai implementasinya disampaikan bahwa meskipun Unipdu berada di lingkungan pesantren, tetap di Unipdu juga terdapat banyak mahasiswa non-muslim. Ini membuktikan bahwa Unipdu memiliki toleransi yang tinggi terhadap agama apapun. Selain itu, Unipdu juga memiliki program unggulan mata kuliah alternative (MKA) yang memberikan bekal bagi mahasiswanya dengan keterampilan khusus, sehingga pada akhirnya mahasiswa Unipdu mampu menciptakan lapangan pekerjaan sendiri.?

 

Acara kuliah umum yand dipandu oleh Wakil Rektor bidang SDM, Keuangan dan Umum, Bapak Dr. H. M. Zulfikar As?ad, MMR. Menristek-Dikti kemudian menyampaikan paparannya tentang radikalisasi, disampaikan beliau bahwa saat ini radikalisasi di Negara ini sudah sampai pada tahap yang mengkhawatirkan. Disampaikan pula, saat ini Kemenristek-Dikti sedang bekerjasama dengan Polri untuk menanggulangi radikalisasi, terutama di perguruan tinggi. Saat ini menurut survey yang dilaksanakan, perguruan tinggi memang menjadi tempat yang sangat menjanjikan untuk menyebarluaskan faham radikalisme. Mahasiswa, terutama mahasiswa yang pintar dan cenderung tertutup, adalah mereka yang diincar untuk direkrut dalam organisasi-organisasi tertentu yang bersifat radikal.

 

Lebih lanjut beliau memaparkan bahwa salah satu cara untuk menanggulangi faham radikalisme yang gencar berkembang adalah dengan mengalihkan mahasiswa untuk menjalankan aktivitas yang positif, maka yang bias dilakukan pimpinan universitas adalah dengan menambah fasilitas pada kegiatan-kegiatan mahasiswa, seperti UKM, BEM, dan lain-lain. Dengan banyaknya sarana pendukung untuk kegiatan mahasiswa yang bersifat positif tersebut, diharapkan bahwa masuknya faham radikalisme sedapat mungkin ditekan seminimal mungkin.?

 

Selanjutnya pimpinan Unipdu dan rombongan Menristek-Dikti menuju gedung rektorat Unipdu, di mana di sana dilaksanakan prosesi pengguntingan pita/bunga, sebagai tanda diresmikannya gedung rektorat Unipdu oleh Menristek-Dikti RI. Diiringi shalawat, sekitar pukul 17.10 WIB, Menristek-Dikti secara simbolis meresmikan gedung rektorat Unipdu. Kemudian beliau meninjau ruangan-ruangan di gedung rektorat, dan diakhiri dengan acara ramah-tamah di meeting room 2. Di tengah-tengah acara ramah-tamah, Menristek-Dikti memberikan testimoni tentang kampus Unipdu, dan dalam testimoni tersebut, Menristek-Dikti mengatakan bahwa Unipdu semakin hari semakin maju. Berikut ini cuplikan testimoni Menristek-Dikti: ?Selamat kepada Universitas Pesantren TInggi Darul Ulum Jombang yang telah memasuki perkembangan yang cukup maju, mudah-mudahan ke depan Unipdu makin maju dan makin jaya, dan mudah-mudahan pula bersama Unipdu akan berkembang terus untuk menuju universitas kelas dunia?.