0321 876771

Gus Ufik (wakil Rektor Unipdu) Terpilih Menjadi Ketua Arsinu Pertama

By: Admin | Posted on: 2016-09-19 | Kunjungan : 212

Kongres Pertama Asosiasi Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (Arsinu) sukses digelar Jumat-Sabtu, 16-17 September 2016. Salah satu hasil kongres adalah memilih dan memutuskan kepengurusan Arsinu periode lima tahun ke depan. Forum kongres memilih secara aklamasi HM Zulfikar As’ad atau akrab disapa Gus Ufik sebagai ketua Arsinu.

Dihubungi NU Online setelah penutupan kongres, Sabtu (17/9) siang, Gus Ufik menyampaikan terima kasih kepada para peserta kongres dan anggota Arsinu. Menurutnya, terbentuknya kepengurusan Arsinu menandakan kesiapan bersama semua pihak untuk memajukan rumah sakit NU. Prioritas pertama yang akan dilakukan Gus Ufik sebagai Ketua Arsinu adalah membantu rumah sakit-rumah sakit anggota Arsinu di tingkat internal untuk mendapatkan akreditasi.

Sementara di tingkat eksternal, Pimpinan Rumah Sakit dan Universitas Persantren Darul ‘Ulum Jombang (Unipdu) itu akan mengembangkan fasilitas rumah sakit anggota Arsinu di berbagai daerah sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat.

Terkait dengan terpilihnya Gus Ufik sebagai Ketua Arsinu, Pimpinan Rumah Sakit Islam Siti Hajar Sidoarjo, Hidyatullah, menilai Gus Ufik tepat terpilih sebagai ketua Arsinu. Hal itu dilihat dari dedikasi tinggi yang tak perlu diragukan lagi, juga sebagai rektor Gus Ufik terlibat dalam manajemen. Hidayatullah berharap Arsinu akan kuat dan berkomitmen kepada masyarakat melalui pelayanan kesehatan.

Mafrurohim Hasyim dari Rumah Sakit Syuhada Haji Blitar, juga mengatakan rasa senangnya karena Arsinu setidak-tidaknya akan menjadi wadah berkumpul bagi rumah sakit di lingkungan NU. Ia berharap rumah sakit NU tidak kalah dengan rumah sakit lainnya.

Selain itu, dengan adanya Arsinu rumah sakit-rumah sakit anggota diharapkan akan saling mengangkat. Menurutnya selama ini rumah sakit NU belum terorganisir dan terstruktur dengan baik. Dengan adanya Arsinu akan mudah dalam menghadapi akreditasi atau perizinan, dan penyediaan sumber daya manusia bisa saling membangun. Tujuannya tak lain adalah untuk kebaikan bersama, serta yang tak kalah penting masyarakat nahdliyin bisa terangkat.

Harapan serupa disampaikan oleh Minan Rohman dari Rumah Sakit NU Jombang. Minan mengatakan, Arsinu sebagai upaya Lembaga Kesehatan PBNU merupakan akselerasi terhadap situasi di mana ada kekurangan yang dilihat di tengah pelayanan kesehatan NU. Akselerasi tersebut nantinya dapat terwujud dalam peningkatan kapasitas kelembagaan, pelayanan, SDM dan lainnya. (Kendi Setiawan/Mahbib)

Sumber :  Jakarta, NU Online