0321 876771

Empat Doktor dari DIKTI Untuk Unipdu

By: Admin | Posted on: 2011-05-18 | Kunjungan : 2862

detaser_resizeJombang - Bertempat di ruang pasca sarjana Unipdu, kemarin (05/5) dilaksanakan perkenalan antara Tim Detaser Dikti dengan seluruh pimpinan Universitas Pesantren Tinggi Darul ‘Ulum (Unipdu) Jombang.

Hadir pada kesempatan tersebut, Rektor Prof. DR. H Ahmad Zahro MA dan para Wakil Rektor, Dekan Fakultas Agama, Fakultas Bahasa dan Sastra, Fakultas Ilmu Administrasi, Fakultas Teknik, Fakultas Kesehatan, Direktur Pasca Sarjana, kepala lembaga serta kepala biro se-Unipdu.

Program Dataser  Dikti bertujuan untuk mempercepat peningkatan kualitas perguruan tinggi swasta (PTS), sehingga diharapkan mutu pendidikan di perguruan tinggi swasta sasaran dapat setara dengan mutu pendidikan di perguruan tinggi negeri. Salah satu perguruan tinggi swasta yang menerima program ini dan telah berhasil, kemudian menjadi PTN yaitu; Universitas Negeri Trunojoyo di Madura.

Program ini hanya ditujukan bagi PTS yang potensial untuk dipercepat perkembangannya. Dari 150 PTS se-Indonesia yang mengajukan diri untuk mengikuti program ini, hanya 25 PTS saja yang lolos seleksi. Demikian dikatakan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Drs. H. M. Zaimuddin WA, MS.

Dijelaskan oleh Wakil Rektor Bidang SDM, Dr. H. M. Zulfikar As’ad, MMR; Unipdu dianggap sebagai salah satu perguruan tinggi yang potensial untuk berkembang, sehingga merupakan salah satu dari PTS yang dipercaya Dikti untuk menerima program ini. Beberapa potensi yang dimiliki oleh Unipdu diantaranya adalah prestasi mahasiswa dalam lomba debat bahasa inggris, lomba karya ilmiah mahasiswa, lomba kreativitas mahasiswa bidang kewirausahaan, dan berbagai prestasi lain. Sedangkan potensi institusi diantaranya Unipdu sebagai penerima PHP PTS Dikti di tahun 2010 serta Unipdu sebagai PTS sehat, penerima penghargaan AKU dari Kopertis VII di bidang tata kelola dan kelembagaan, telah terakreditasinya semua program studi di Unipdu, dan merupakan PTS yang taat asas pengelolaan dari Dirjen DIKTI.

Dalam program ini Dikti mengirim 4 orang tenaga ahli dari perguruan tinggi negeri di Indonesia untuk menjadi tim dataser yang akan bekerja selama 6 bulan di Unipdu.  Mereka adalah :

  1. DR. Ahmad Syafruddin Indraprayitna, ahli di bidang Teknik Industri alumni ITB, dari Universitas Andalas Padang.
  2. DR.Jamaluddin Hos M.Si, Doktor bidang Sosiologi Pembangunan alumni UNHAS dari Universitas Haluoleo Kendari
  3. DR. Eng. Jamhir Safani, S.Si, MSi lulusan Kyoto University Jepang, dari Universitas Haluoleo Kendari
  4. DR. Ir.  Samadi, MSc alumni Gutenberg  University Jerman, dari Universitas Syiah Kuala Banda Aceh.

Dalam sambutannya tim dataser merasa gembira mendapat tugas di Unipdu yang merupakan Universitas berbasis pesantren, ”kami yakin Unipdu dengan potensi yang besar dan keunikannya akan segera menjadi perguruan tinggi yang berkualitas dan berkarakter sebagaimana yang dicita-citakan untuk mensinergikan intelektualitas dan akhlaq al-Karimah” harapan para detaser, yang diamini oleh segenap pimpinan Unipdu.