0321 876771

BEM UNIPDU Bagi Takjil Musafir dan Tukang Becak

By: Admin | Posted on: 2013-07-13 | Kunjungan : 1173

Jombang, NU Online. Kebanyakan orang berharap dapat menikmati buka puasa di rumah bersama keluarga. Namun karena macet, mereka masih di jalan. Memberi menu berbuka kepada mereka adalah pilihan tepat.

Hal inilah yang menjadi pertimbangan mahasiswa Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (UNIPDU) Peterongan Jombang, Jawa Timur. Sekitar 25 aktivis BEM Fakultas Agama Islam yang juga didukung Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di fakultas yang sama, membagikan dua ratus paket takjil. Mereka tersebar di lokasi macet jalur selatan yakni fly over serta pasar Peterongan Jombang.

“Kami memilih lokasi sekitar fly over karena memang merupakan jalur padat kendaraan,” tandas ketua panitia, Luthfi Riadi kepada NU Online (12/7). Lokasi sekitar pasar Peterongan juga menjadi sasaran pembagian paket takjil karena juga terkena imbas pembangunan jalan layang yang hingga kini belum juga rampung.

“Kami yakin, mereka yang berpuasa menginginkan bisa menikmati menu berbuka bersama keluarga,” tandasnya. “Namun kondisi sekitar pembangunan fly over memaksa mereka harus bersabar agar kemacetan tidak semakin parah,” lanjutnya.

Pada jam menjelang magrib, suasana fly over memang sangat padat. Sejumlah kendaraan harus antri untuk bisa mengakses jalan yang hanya bisa dilalui satu kendaraan tersebut. “Bisa dibayangkan, saat ingin berbuka dengan keluarga, ternyata jalanan macet. Padahal mereka ingin segera sampai ke rumah masing-masing,” lanjutnya.

“Namun kondisi jalan yang tidak memungkinkan dengan ditambah volume kendaraan yang tinggi lantaran usai bekerja, tentu membutuhkan kesabaran ekstra,” tandasnya.

Karena itu dengan memberikan takjil, para pengendara diharapkan dapat bersabar dan bisa menyegerakan puasa sesuai anjuran agama. “Paling tidak, bila sudah menerima takjil mereka tidak tergesa-gesa dalam perjalanan serta bisa lebih sabar,” ungkapnya.

Bagi-bagi takjil ini berlangsung dua hari yakni pada Kamis hingga Jumat sore. Tidak hanya diberikan kepada pengendara, takjil juga diberikan kepada sejumlah abang becak yang mangkal di tempat penurunan penumpang sekitar Peterongan.

“Ini juga bagian dari kepedulian kami kepada tukang becak yang setiap harinya menyediakan jasa transportasi dengan mengantar jemput para santri,  ustadz , pengurus pesantren serta mahasiswa dan dosen Unipdu,” katanya.

Lokasi kampus Unipdu dan Pesantren Darul Ulum memang berada di jalur Peterongan Jombang. Untuk bisa sampai ke pesantren ini, setelah menumpang kendaraan umum, tidak sedikit yang menggunakan jasa tukang becak.

 

 Kontributor: Syaifullah Ibnu Nawawi